Sampang, www.suarahukum-news.com | Begitu viral dan ramainya pemberitaan dipublik terkait steatmen Kapolres Sampang, Jawa Timur, AKBP Arman S.I.K MSi., yang menuai pro dan kontra dikalangan insan pers. Rombongan Forum Komunikasi Alumni Uji Kopetensi Wartawan (FKA UKW) pada hari Selasa (21/06) siang, akhirnya melakukan silaturahmi dan ingin mendengar langsung dari AKBP Arman terkait pernyataannya yang viral di publik tersebut. (21/06).
Kedatangan rombongan FKA-UKW disambut baik oleh Kapolres Sampang, AKBP Arman dan langsung membuka forum diskusi dan sekaligus klarifikasi.
“Maksud dan tujuan kita ini, sebenarnya adalah merangkul dan mengajak semua wartawan untuk lebih baik, dan lebih profesional. Kita tidak punya maksud atau tujuan jelek, seperti yang lagi ramai diperbincangkan itu,” ucap Kapolres.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) FKA-UKW, H. Edy R.A. Tarigan, S.H., M.H dalam kesepatan tatap muka dengan AKBP Arman, pihaknya telah menyampaikan beberapa hal, berkaitan dengan steatment Kapolres yang viral dikalangan wartawan/jurnalis. Sehingga menimbulkan perdebatan pro dan kontra di tengah tengah masyarakat.
“Dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999 tidak mengatur kewajiban wartawan untuk ber-sertifikasi atau ber-UKW. Namun, jika kita ingin menjadi wartawan yang profesional, ya mari kita sama-sama belajar banyak hal, termasuk KEJ dan tulisan karya jurnalistik,” ujarnya.
Karena, lanjut Ketum FKA-UKW, “Wartawan yang dilihat dan dihargai itu adalah dari karya jurnalistiknya, serta dari bentuk tulisan yang disajikan di masyarakat dalam bentuk berita. Nah, disinilah masyarakat akan menilai karya tulisan kita,” ucap Etar, sapan akrab nya.
Selain itu, Rombongan FKA-UKW juga berharap kepada AKBP Arman untuk memfasilitasi pelatihan jurnalistik, seperti “Ejakan yang Disempurnakan (EYD) paham akan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) agar saudara-saudara kita juga antusias untuk belajar dan mendorong keinginan ber-UKW.
“Kami berharap, AKBP Arman bisa memfasilitasi penyelenggaraan UKW gratis di Kabupaten Sampang, seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pers,” tutur Edy.
Sementara ditempat yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FKA UKW, Dwi Heri Mustika.,S.H. juga menambahkan, jika pernyataan Kapolres Sampang, AKBP Arman., SIK., M.S.I, lebih kepada mengajak para wartawan ke arah perubahan yang lebih baik dan profesional.
“Bagi saya, harusnya mendapat dukungan dari para insan pers, bukan malah ditentang. Karena dengan mengikuti UKW dan dinyatakan lulus UKW, kita sebagai wartawan profesional secara automatis mendapat tambahan nilai plus di mata masyarakat. Hal ini secara tidak langsung, bisa mengurangi dan mencegah niat oknum masyarakat untuk menyalahgunaan profesi wartawan yang mulia ini,” tutup Dwi.
Diakhir kunjungan, Ketum FKA-UKW, H. Edy R.A. Tarigan, S.H., M.H dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) FKA UKW, Dwi Heri Mustika., S.H., telah menyerahkan cinderamata kepada Kapolres Sampang, AKBP Arman., SIK.,M.SI sebagai bentuk tanda terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya, terhadap profesi wartawan. (*)
(Red/Sh)






