Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat , Anggota Koramil 04 Kayen Bantu Warga Benahi Talud Penahan Banjir Yang Rusak

Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat , Anggota Koramil 04 Kayen Bantu Warga Benahi Talud Penahan Banjir Yang Rusak

Pati , www suarahukum-news.con – Talud penahan banjir ( luapan air sungai )  yang dibangun warga dengan menggunakan dana swadaya terletak di dukuh Carik’an turut Desa Kayen Kecamatan Kayen Kabupten Pati saat  ini sudah mengalami kerusakan di beberapa titik lokasi ,  Untuk itu pada hari ini ( Sabtu , 11 / 04 ) telah di laksanakan kerja bhakti gotong royong untuk memperbaiki kerusakan talud tersebut , selain di ikuti oleh masyarakat setempat tak lupa ketinggalan dari kehadiran Babinsa Desa Kayen Anggota Koramil 04 Kayen Jajaran Kodim 0718 Pati , hal itu dimaksudkan sebagai wujud kebersamaan atas Kemanunggalan TNI bersama Rakyat  . ( 12 / 04 )

Disela kegiatan siang itu , Serka Slamet Anggota Koramil 04 Kayen , Babinsa Desa Kayen  saat mengikuti kegiatan kerja bhakti perbaikan talud di pinggir Sungai Tambakwinong bersama warga Rt. 09/3 dukuh Carik’an. Sabtu, 11/04/2020 , pihaknya mengatakan bahwa , Sebagai wujud kebersamaan dan tak ingin warganya kebanjiran maka dengan adanya kegiatan kerja bakti ini kita harus bersama-sama untuk bergotong royong dalam memperbaiki talud yang rusak ini ;

” Talud yang dibangun bersama warga dukuh Carik’an desa Kayen ini selesai sekitar 4 bulan yang lalu , dengan panjang 10 meter tinggi 60 Cm dengan konstruksi dari batako putih , namun saat ini sudah mengalami kerusakan dikarenakan hampir tiga bulan selama musim penghujan ini tak mampu menahan gerusan arus air yang mengalir,  tak jarang sampai melebihi batas ketinggian talud yang dibangun oleh warga  disekitar bantaran sungai yang terletak di cekungan ini “, kata Serka Slamet

Menurut Serka Slamet ,Diwilayah binaanya tersebut sering menjadi langganan banjir apabila hujan sekitar 30 menit sampai satu jam sehingga menggenang sampai di pemukiman penduduk ;

” Talud yang kita bangun beberapa bulan lalu bersama warga sangat bermanfaat untuk menahan luapan air dari sungai Tambakwinong, karena sepanjang 10 meter bantaran sungai yang kita tinggikan menggunakan batako di sekitar cekungan  sangat berpotensi sebagai sasaran luapan air banjir di musim hujan “, imbuhnya

Untuk itu , Lanjutnya , ” Hari ini kita bersama dengan masyarakat setempat mengadakan perbaikan talud ,  karena beberapa titik telah mengalami kerusakan, hal itu mengantisipasi datangnya hujan, agar tidak terjadi banjir lagi  di sekitar sini “, tandasnya

 

( Red / Tg )

COMMENTS