Lomba Agustusan, Plt Bupati Chandra Singgung Soal Peningkatan Layanan Publik

Daerah324 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Kemeriahan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati dan sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati tidak hanya diwarnai berbagai perlombaan dan hiburan. Di balik kemeriahan tersebut, terselip pesan penting tentang bagaimana aparatur sipil negara (ASN) harus semakin kompak dan mampu menerjemahkan kebersamaan menjadi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (12/08).

Pesan tersebut disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat mengikuti rangkaian lomba Agustusan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pati di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Pati, Rabu (12/8/2026).

Menurut Chandra, kegiatan perlombaan yang melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut bukan sekadar agenda untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Lebih jauh, kegiatan itu menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan keguyuban dan kekompakan antar-ASN.

“Pelayanan publik adalah wajah dan cermin Kabupaten Pati yang harus terus kita tingkatkan. Lomba ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memupuk kerja sama dan keguyuban para ASN sebagai pelayan masyarakat,”  ujar Chandra.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. Salah satunya dengan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan yang semakin cepat, mudah, ramah, transparan dan berkualitas.

“Kita adalah pelayan masyarakat. Karena itu, pelayanan yang kita berikan harus terus diperbaiki, sebab pelayanan publik merupakan wajah Kabupaten Pati di mata masyarakat,” tegasnya.

 

Kebersamaan ASN Jadi Modal Perkuat Kinerja

Chandra menilai kekompakan antarpegawai memiliki kaitan erat dengan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Koordinasi yang baik antarpersonel maupun antar-OPD akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Karena itu, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui berbagai perlombaan harus dibawa ke lingkungan kerja dan diwujudkan dalam peningkatan kinerja.

“Kebersamaan jangan hanya terlihat ketika kita mengikuti lomba. Setelah kembali ke tempat kerja, semangat yang sama harus diwujudkan dalam koordinasi, pelayanan dan kerja nyata untuk masyarakat,”  ungkapnya.

Rangkaian perlombaan tersebut diikuti oleh jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain estafet sarung, berjalan di atas kertas, estafet karet hingga lomba makan kerupuk.

Suasana semakin meriah ketika Chandra turut ambil bagian dalam lomba makan kerupuk bersama Pj Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda.

Keterlibatan jajaran pimpinan tersebut menunjukkan bahwa semangat peringatan kemerdekaan dapat dinikmati bersama tanpa sekat jabatan, sekaligus menjadi sarana membangun suasana kerja yang lebih cair dan komunikatif.

 

Ajak Masyarakat Meriahkan HUT RI

Selain mengajak ASN memperkuat kekompakan, Chandra juga mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk turut memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang akan digelar di Alun-Alun Kabupaten Pati pada 18 Agustus 2026.

Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan sekitar 10.000 porsi makanan khas Kabupaten Pati dalam agenda Doa Bersama dan Makan Bersama yang terbuka bagi masyarakat.

“Mari hadir bersama di Alun-Alun Kabupaten Pati pada 18 Agustus. Kita berdoa bersama dan menikmati makanan khas Pati yang telah disiapkan untuk masyarakat. Ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan rasa syukur atas kemerdekaan,” tutur Chandra.

Menurutnya, kemerdekaan harus terus dirawat melalui persatuan, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Pemerintah daerah, ASN dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk menjaga semangat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dari Lomba Menuju Pelayanan yang Lebih Baik

Rangkaian lomba Agustusan di lingkungan Pemkab Pati pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pemerintahan membutuhkan kerja kolektif dan kekompakan.

Semangat kompetisi yang sehat, keguyuban dan kebersamaan diharapkan dapat menjadi energi positif bagi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Bagi Chandra, ukuran keberhasilan ASN bukan hanya terlihat dari kemeriahan kegiatan internal pemerintahan, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat kehadiran pemerintah melalui pelayanan publik yang semakin baik.

“Kita ingin kebersamaan ini menghasilkan sesuatu yang konkret. Masyarakat harus merasakan bahwa pemerintah hadir, bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.

 

(Red/Tg)