Riyoso Jabat Plt Sekda Pati, Bupati; Pergeseran Ini Murni Demi Penyegaran Birokrasi 

Daerah871 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Pagi ini, Rabu (02/07) Bupati Pati, H. Sudewo, S.T., M.T., Rabu (2/7) secara resmi melakukan pergeseran jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang sebelumnya telah dijabat oleh Jumani untuk selanjutnya akan dijabat oleh Riyoso. Selain itu, pergeseran jabatan ini dilakukan diruang rapat secara tertutup di Kantor Bupati Pati. (2/7)

Meskipun penyerahan tongkat estafet kepemimpinan (Sekda) tidak dilaksanakan secara seremonial dan terkesan tertutup serta mengundang perhatian publik, namun pergeseran jabatan ini menurut Bupati adalah murni untuk penyegaran dilingkungan birokrasi.

Menanggapi hal itu, Bupati Sudewo langsung meluruskan spekulasi yang tengah berkembang di masyarakat tersebut.

“Rotasi ini, adalah murni dan tidak ada unsur politik,” ujar Sudewo usai memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas di ruang Pragola Setda Pati, Rabu (02/07) siang.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menjelaskan bahwa saat ini posisi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda dipegang oleh Riyoso, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) secara definitif.

“Sekda sudah kami ganti tadi pagi. Plt Sekda sekarang adalah Pak Riyoso yang sekaligus Kepala Dinas PU definitif,” ungkapnya.

Sementara itu, Jumani, yang sebelumnya menduduki kursi Sekda, kini mengemban tugas baru sebagai staf ahli. Sudewo menyebut, proses pergeseran sudah melalui komunikasi yang baik.

“Dengan Pak Jumani komunikasinya sangat baik, tidak ada masalah. Bahkan sebelumnya beliau juga sudah tahu dan telah kami komunikasikan sebelumnya,” tambahnya.

Kini, lanjut Sudewo, Jumani ditempatkan sebagai Staf Ahli di lingkungan Pemkab Pati. Sudewo berharap pergeseran ini bisa memberikan semangat baru dan mendorong peningkatan kinerja birokrasi.

“Dengan pergantian ini, harapannya supaya kinerja di setiap organisasi Pemerintahan Kabupaten Pati berjalan dengan baik. Ini sesuatu yang biasa dalam pemerintahan, rotasi atau pergeseran dilakukan untuk penyegaran untuk membangun semangat kerja baru,”  pungkasnya. (*)

 

 

 

 

 

(Red/Sh)