SALAH SATU PELAKU PERAMPOKAN BERSENJATA API DI DESA PANJUNAN MENDAPAT HADIAH TIMAH PANAS DARI TEAM SATRESKRIM POLRES PATI

Salah satu pelaku perampokan di desa Panjunan mendapatkan hadiah timah panas dari Team Satreskrim Polres Pati karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak di amankan oleh para petugas .

Pati , www.suarahukum-news.com – Kawanan kelompok pelaku perampokan bersenjata api dan senjata tajam yang telah beraksi di desa Panjunan , Kecamatan Pati , Kabupaten Pati , beberapa waktu lalu kini berhasil di ringkus oleh team Satreskrim ( Satuan Resesere Dan Kriminal ) Polres Pati pada hari Senin tanggal 14 Januari 2019 dan berhasil mengamankan 6 ( enam ) pelaku yang sempat melarikan diri di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang . Salah satu di antara mereka ( pelaku ) terpaksa mendapatkan hadiah timah panas oleh petugas karena hendak melawan saat akan dilakukan penangkapan di salah satu tempat hiburan malam yang ada di wilayah Jakarta Barat . ( 17 / 1 )

Di ketahui kejadian bermula pada hari Rabu ( 9 / 1 ) sekitar pukul 02 . 00 Wib di salah satu rumah pengusaha yang berinisial ” HM ” alamat Desa Panjunan Rt 22 / 33 Kecamatan Pati , Kabupaten Pati . bahwa dirinya baru saja menjadi korban tindak pidana pencurian di Sertai kekerasan oleh para pelaku komplotan perampok bersenjata api dan tajam hingga mengakibatkan kerugian material lebih kurang sekitar 1 , 3 M ( satu milyar tiga ratus juta rrupiah )

Akibat kejadian itu pihaknya ( korban ) melaporkan kepada pihak kepolisian dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/004/I/2019/JATENG/RES PATI Pada hari Rabu ( 9 / 1 ) sekitar pukul 15 . 00 Wib di Mapolres Pati .

Selanjutnya setelah dari pihak kepolisian Polres Pati mendapat laporan dari saudara ” HM ” pihaknya segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus tersebut . Setelah identitas dan ciri-ciri para pelaku di ketahui oleh para petugas , akhirnya team jajajaran Satreskrim Polres Pati memburu para pelaku , sehingga pada hari Senin tanggal ( 14 / 1 ) Satreskrim Polres Pati berhasil mengamankan 6 ( enam ) pelaku yang bersembunyi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang .

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly , S.I.K , dalam acara Konferensi Pers didepan gedung Satreskrim Polres Pati

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly , S.I.K , dalam acara Konferensi Pers didepan gedung Satreskrim Polres Pati , siang itu pada hari Selasa ( 16 / 1 ) sekitar pukul 10 . 30 Wib , mengatakan ;

” Kronologi kejadian adalah bermula Pada hari Rabu tanggal 09 Januari 2019 sekira pukul 02.00 wib saat korban sedang tidur di kamar sebelah Utara , tiba – tiba terbangun karena pintu di dobrak oleh para pelaku , selanjutnya korban di ikat tangan dan kakinya oleh para pelaku dengan ancaman senpi pendek ( rakitan ) dan senjata tajam jenis parang dan meminta untuk menunjukan harta benda karena ketakutan korban membukakan brankas yang berisi perhiasan dan uang jenis dolar , untuk kerugian materi lebih kurang satu satu milyar tiga ratus juta rupiah ” tuturnya

Barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras pendek warna hitam dan satu kantong plastik berisi beberapa emas, uang dolar dan uang rupiah

Lebih lanjut Kapolres Pati mengatakan , ” Setelah kita mendapatkan laporan dari korban selanjutnya di lakukan penyelidikan dan penyidikan serta olah TKP sehingga menemukan petunjuk bukti yang mengarah kepada ciri-ciri pelaku , selanjutnya team Satreskrim Polres Pati melacak keberadaan para komplotan perampok tersebut yang di ketahui telah bersembunyi di luar kota ” ungkapnya

” Selanjutnya pada hari Senin tanggal ( 14 / 1 ) Satreskrim Polres Pati berhasil mengamankan 6 ( enam ) pelaku berinisial ” IS , SL , SB , LH , RS , KS ” yang bersembunyi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang beserta barang bukti yaitu berberupa satu unit KBM TOYOTA INOVA warna abu – abu metalic No.pol L-1362-GN sebagai sarana , satu pucuk senjata api laras pendek warna hitam dan satu kantong plastik berisi beberapa emas, uang dolar dan uang rupiah ” pungkasnya

Atas kejadian tersebut para pelaku bakal di jerat dengan pasal 365 KUHP ( Kitab Undang-undang Hukum Pidana ) dan dapat ketahui bahwa pasal 365 ayat 2 juga merupakan pasal pemberatan dari pasal 365 ayat 1 KUHP , yaitu dengan memperberat ancaman pidana penjara dari 9 tahun menjadi 12 tahun kurungan penjara .

( Red / Tg )

COMMENTS