Sinergi TNI bersama Warga, Bantu Bersihkan Material Tanah Longsor Yang Menutup Bahu Jalan

Pati,www.suarahukum-news.com-Hujan dengan intensitas cukup  tinggi telah mengguyur di  wilayah Kecamatan Gunungwungkal ,tadi malam menyebabkan dua desa yakni Desa Jepalo dan Desa Giling yang  mengakibatkan tanah longsor.(25/02).

Dengan kondisi cuaca yang masih memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi  hingga saat ini, tentunya membuat kita semua agar tetap waspada dengan kondisi lingkungan. Terlebih yang bertempat tinggal di dataran tinggi, yang rawan akan terjadunya tanah longsor . Adapun untuk wilayah di dataran rendah tentunya juga rawan akan terjadinya banjir.

Salah satunya di Wilayah Kecamatan Gunungwungkal misalnya, daerah ini di kenal memiliki kontur tanah berbukit-bukit kerap kali terjadi tanah longsor. Seperti yang dialami di dua desa. Yakni di Desa Jepalo dan Desa Giling ,Kecamatan Gunungwungkal ,kabupaten Pati.

Hal tersebut seperti yang di sampaikan oleh Komandan Koramil 14/Gunungwungkal ,Kapten Inf Kusnadi, bahwa di wikayahnya yaitu di Desa Jepal, telah  terjadi tanah longsor yang telah  menutupi bahu jalan desa.

Hal itu di picu akibat derasnya air, serta minimnya resapan air yang mengakibatkan talut penopang jalan menjadi longsor dan mengikis bahu jalan alternatif di sepanjang 12 meter.  Dan menimpa dapur rumah milik saudara Sadi warga Rt 02/02 dukuh Warangan. Rabu, (24/02/2021).

Sedangkan di Desa Giling ,Terjadi pula tebing yang berada di dekat perkebunan warga longsor, Sehingga matrial tanah menutup sebagian jalan Desa Giling. Sehingga apabila tidak segera di bersihkan dapat membahayakan warga setempat, khususnya bagi mereka  yang sedang melintas di jalur tersebut, akibat licin.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi rumah milik salah satu warga di bagian dapur mengalami kerusakan,” ujarnya.

Pada kesempatan ia juga menambahkan, jika pihaknya  sudah memerintahkan para Babinsa untuk membantu warga yang terkena musibah pagi ini.

“Karena ada dua titik lokasi bencana tanah longsor, yaitu di Desa Jepalo dan Desa Giling, Kemudian kami bersama warga setempat untuk melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan material tanah longsor,” pungkas Kapten Kusnadi.

 

(Red/Khr)

Author: suarahukum