Sejalan dengan Dewan Pers, Program Utama SPRI adalah Pelaksanaan SKW

Daerah1627 Dilihat

 

Kalteng, www.suarahukum-news.com | Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) saat ini menjadi program utama dari organisasi kewartawanan  Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI). Hal tersebut dianggap sudah sejalan dengan yang apa yang dijalankan oleh Dewan Pers. Sebab, tujuan dilaksanakannya kompetensi, adalah  untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas Wartawan. Serta, untuk menghindarkan dari penyalahgunaan Profesi Wartawan. Bukan hanya itu, Kompetensi tersebut juga dapat menempatkan Wartawan pada kedudukan strategis dalam Industri Pers yang Profesional.(02/11)

“Saat ini ada dua lembaga yang melaksanakan sertifikasi dan uji kompetensi wartawan, yakni Dewan Pers dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Indonesia (LSP Pers),” demikian disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP SPRI, Haintje G.Mandagie saat mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Periode 2022-2027, di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Senin 31 Oktober 2022.

Selain itu, Haintje G.Mendagi juga berharap agar Serikat Pers Republik Indonesia di Kalteng ini dapat menjalankan program utama SPRI.

“Diantaranya tentang pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan atau SKW,” imbuhnya.

Menurut Haintje G. Mandagie yang didampingi oleh Edi Anwar, program Sertifikasi tersebut sudah sejalan dengan apa yang dijalankan oleh Dewan Pers.

“Makanya, tujuan kita melakukan sertifikasi ini adalah bagaimana agar Wartawan yang berada di daerah, benar-benar tersertifikasi dan memiliki kompetensi. Dengan adanya Wartawan yang memiliki standar kompetensi ini, maka akan menepis Wartawan yang dalam tanda petik disebut abal-abal,” sindirnya.

Dengan mengusung tema ‘Menuju Jurnalis Yang Profesional dan Terpercaya Dalam Menyampaikan Berita, Berani Dalam Mengungkapkan Fakta, Jujur Dalam Berkarya Menjadikan Jurnalis Yang Bertanggung Jawab Dengan Tulisannya.  Hendaknya SPRI Kalteng nantinya benar-benar dapat memberikan warna baru dalam menjalankan tugas kewartawanan di daerahnya.

Pada kesempatan itu, Haintje G. Mandagie juga berharap agar, SPRI Kalteng mampu memposisikan diri sebagai penyeimbang, dalam artian memberikan masukan serta bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat untuk melakukan hal-hal yang baik.

“Terutama di dalam pemberitaan, diharapkan jangan sampai menyajikan berita yang tidak berimbang atau hoax,” ujar Mandagie.

 

Selain itu, pihaknya juga berpesan, setiap DPD SPRI yang ada di seluruh Provinsi di Indonesia, agar dapat ikut berkontribusi dalam rangka persiapan event Nasional yang paling besar di Indonesia yakni Pemilihan Presiden dan Pemilihan legislatif.

“Karena menjelang Pilpres dan Pileg, biasanya terjadi polarisasi. Maka, disini peran Pers sangat diperlukan guna memberikan kesejukan di daerah melalui pemberitaan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini juga meminta agar Serikat Pers ikut mendukung program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melahirkan dan menciptakan para tenaga kerja digital melalui media-media online, karena media-media online adalah salah satu penyumbang terbesar di tenaga kerja digital.

“Tahun 2022-2023 Presiden Republik Indonesia sudah menargetkan sembilan juta tenaga kerja digital,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kalteng, HM. Istani, saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut

menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalteng sangat mendukung Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dalam menjalankan roda organisasinya di Kalteng.

“SPRI Kalteng, saya harapkan dapat membangun Kalimantan Tengah menjadi semakin berkah, selaras dengan Visi Misi Gubernur Kalimantan Tengah,” pinta Muhamad Sidik.

M.Sidik juga mengingatkan kepada seluruh wartawan yang bernaung di SPRI, hendaknya dapat dan selalu menjadi wartawan yang profesional terutama, dalam pemberitaannya tetap mengacu kepada UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

“kami dari pemerintah daerah, dalam hal ini, tentu selalu siap untuk bekerjasama dengan upaya-upaya kebaikan, terutama kita mulai dengan silaturahmi, sampaikan saja nanti, apa yang akan menjadi program kerjasama yang akan kita laksanakan di Kalimantan Tengah ini,” tutup Istani.(*)

 

 

(Red/Sh)